Home Dunia Kajian Kajian Fakultatif 5 ALASAN MENGAPA RIBA SANGAT DILARANG DALAM HUKUM ISLAM
5 ALASAN MENGAPA RIBA SANGAT DILARANG DALAM HUKUM ISLAM

5 ALASAN MENGAPA RIBA SANGAT DILARANG DALAM HUKUM ISLAM

147
0

Oleh: Muhammad Iqbal Muttaqin

(Mahasiswa STEI SEBI)

       Sebagai umat Muslim sudah sepantasnya kita mengetahui apa itu Riba. Bagaimana hukumnya dalam Islam serta apa dampak-dampak negatif yang akan kita rasakan setelah melakukannya, baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Ya, Riba adalah praktek perekonomian yang sangat dilarang dalam islam, sebab didalamnya terdapat bunga yang mengambil keuntungan dari penambahan harta pokok atau modal secara batil, atau secara linguistic riba juga berarti tumbuh dan membesar. Dengan kata lain riba itu adalah praktek ekonomi yang hanya menguntungkan sebagian golongan dan merugikan sebagian golongan yang lain. Yang seharusnya dalam hukum islam tidak ada yang saling dirugikan semuanya untung, itulah keunggulan dalam Ekonomi Islam.

Bukan hanya umat Muslim yang merasakan kerugian dari adanya Riba, masyarakat Non Muslim pun sependapat dengan adanya kerugian-kerugian yang didapat dari adanya Riba, bahkan riba telah menjadi pembahasan hingga lebih dari 2000 tahun silam, riba telah menjadi bahasan kalangan Yahudi Yunani, dan juga Romawi. Kalangan Kristen pun mempunyai pandangan tersenderi mengenai Riba.

Berikut adalah 5 alasan mengapa Riba dilarang dan sangat merugikan seluruh umat Muslim maupun umat Non Muslim :

  1. Pelaku riba diancam dengan siksaan api neraka
  2. Penyebab krisis ekonomi
  3. Pelaku riba diperangi oleh Allah dan Rasul-Nya
  4. Timbulnya kesenjangan social dikalangan masyarakat
  5. Tidak mendapatkan keberkahan saat hartanya diinfakkan dijalan Allah

Semua pernyataan diatas memang benar adanya, contohnya dari satu pernyataan diatas yaitu diancam dengan siksaan api neraka, itu sudah sangat jelas bahwasannya pelaku riba akan mendapatkan siksa neraka yang sangat pedih.

Allah Swt berfirman yang artinya :

          “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan Riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Ali Imran: 130)

Dari ayat diatas, sudah sangat jelas bahwasannya Allah Swt sangat melarang adanya praktik riba. Dan apabila kita bertakwa kepada Allah, mengikuti segala perintahnya niscaya kita akan mendapatkan keberuntungan, baik itu didunia maupun diakhirat. Itu sudah janji Allah, tugas kita adalah meyakininya dengan sepenuh hati, serta menjauhkan diri dari segala perbuatan yang dilarang oleh Allah Swt, termasuk Riba.

          Para ahli ekonomi menyatakan jika bunga berbayar yang berlaku atas peminjaman modal atau riba merupakan penyebab utama terjadinya krisis ekonomi. Terlebih apabila bunga yang ditawarkan cukup tinggi, paka perseorangan ataupun perusahaan yang meminjam uang akan merasa keberatan untuk membayar hutang-hutangnya. Perusahaan yang sudah bekerja keras bukannya untung, malah keuntungan yang ada habis untuk membayar seluruh hutang-hutangnya yang membengkak akibat dari adanya bunga yang berlipat ganda.

Allah Swt berfirman yang artinya :

          “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya memerangimu.” (QS. Al-Baqarah: 278-279)

Sangatlah rugi bagi orang-orang yang rela memakan harta riba hanya untuk kepuasan nafsunya. Karena Allah Swt dan Rasul-Nya akan memerangi siapa saja dari umatnya yang memakan harta riba, yang mengambil sisa-sisa riba. Lebih baik tinggalkanlah harta kita yang masih berada di bank konvensional atau semacamnya. Sebanyak apapun jumlahnya tidak akan sebanding jika kita telah dilaknat oleh Allah Swt dan diperangi oleh-Nya. Sungguh hanya orang-orang yang tidak berfikir lah yang masih memakan harta riba, dan tidak takut atas ancaman dari Allah Swt dan Rasulnya.

          Itu baru sebagian kecil alasan mengapa riba sangat dilarang dalam islam dan masih banyak lagi kerugian-kerugian yang akan kita dapatkan dari adanya praktik Riba.  Semoga kita dapat mengambil pelajaran sedikitnya dari apa yang telah dipaparkan diatas. Semoga kita terketuk pintu hatinya dan perlahan-lahan mulai menjauhi riba serta mencari harta yang halal untuk diri kita sendiri maupun untuk keluarga kita, Aamiin Allahumma Aamiin..

==========================================

Profil Penulis:

iqbal

Nama lengkap : Muhammad Iqbal Muttaqin

Nama Pena : Iqbal

Nomor KTP/SIM/Paspor : 3601252111970002

Tempat dan

Tanggal Lahir : Pandeglang, 21 November 1997

Alamat Lengkap : Komp. Perumahan Cigadung Mandiri Blok S No 3 Rt/Rw 003/010 Kel. Cigadung Kec. Karang Tanjung Kab. Pandeglang

Nomor Telepon/HP : 089621165644

Pekerj

aan : Mahasiswa STEI SEBI

Jenis Kelamin : Laki-laki

Profil Singkat :

 Saat ini saya sedang menempuh pendidikan di Stei Sebi depok. Saya mulai menulis karena saya menyadari bahwa kita semua berhak ber karya, berhak mengeluarkan pemikiran kita terhadap apa yg sedang terjadi dimasa sekarang, dan saya juga membuat karya tulis termasuk salah satu kewajiban beasiswa, dimana setiap semesternya harus mempublikasikan miniman 2 karya tulis. Untuk saat ini saya sedang sibuk dalam kegiatan tahsin, tahfiz, mentoring, Sebi solidarity for palestine, dan juga mengajar di Sebi mengajar.

Alamat email valid : iqbalmuttaqin849@gmail.com

Alamat URL Facebook (optional): http://fb.com/Iqbal Muttaqin

Alamat URL Twitter (optional): http://twitter.com/@Iqbalmuttaqin4

Judul Tulisan : 5 Alasan Mengapa Riba Sangat Dilarang Dalam Hukum Islam

 

147

LEAVE YOUR COMMENT

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *