Home Berita Imam Masjid di Gaza: Di Mana Sekarang Orang-orang Yang Sering Berkoar Tentang Hak Asasi Manusia Saat Terjadi Pembunuhan di Rohingya?
Imam Masjid di Gaza: Di Mana Sekarang Orang-orang Yang Sering Berkoar Tentang Hak Asasi Manusia Saat Terjadi Pembunuhan di Rohingya?

Imam Masjid di Gaza: Di Mana Sekarang Orang-orang Yang Sering Berkoar Tentang Hak Asasi Manusia Saat Terjadi Pembunuhan di Rohingya?

17
0

GAZA CITY, Palestine- PENAPEMBAHARU.COM- Imam masjid di wilayah terbelokade Gaza pada Jum’at lalu berkhutbah tentang keadaan buruk yang sedan berlangsung di Rakhine.

“berita-berita tentang yang terjadi kepada muslim Rohingya di Myanmar hanyalah sedikit potongan dari es yang mengapung (belum semuanya)”, kata Wael al- Zerd, Imam masjid di kota Gaza, dalam khutbahnya.

“Kita tidak diceritakan keseluruhan cerita tentang apa yang sebenarnya terjadi di sana”, tambahnya.

“di mana sekarang orang-orang yang sering berkoar tentang hak asasi manusia saat terjadi pembunuhan besar-besaran di Rohingya?”, kritiknya terhadap organisasi-organisasi internasional.

Al-Zerd mengajak seluruh muslim dan dunia Arab untuk mengintervensi intimadasi terhadap minoritas muslim.

Rohingya, sebagaimana dijelaskan oleh PBB adalah etnis paling terpersekusi di dunia, yang telah mengalami ketakutan parah disebabkan kekerasan yang bermula tahun 2012.

Kekerasan meletus di Rakhine sejak 25 Agustus lalu, media melaporkan bahwa militer Myanmar telah mengusir ribuan pemukim Rohingya dan menghancurkan rumah mereka dengan mortar dan senjata mesin.

PBB telah mendokumentasi pemerkosaan dan pembunuhan masal, termasuk kekerasan brutal terhadap anak-anak dan penculikan, Rohingya telah kehilangan 400 orang melalui pembunuhan, kata salah seorang representif di sana (Rakhine)

Kekerasan yang baru-baru ini terjadi di Rakhine, bermula 2 minggu yang lalu, ketika militer Myanmar melakukan operasi melawan Rohingya.

Bangladesh, telah menampung sekitar 400,000 pengungsi Rohingya, PBB mengungkapkan 270,000 rakyat Rohingya telah sampai di Bangladesh sejak jum’at.

*Ali Murat Alhas contributed to this report from Ankara

 

17

Faris Ibrahim Muhammad Faris Ibrahim. Lahir di Sungai Penuh 26 Mei 1998. Kuliah: Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Fakultas Usuluddin. Riwayat Organisasi dan Aktivitas: Ketua ISMA (Ikatan Santri Ma'had Al Qudwah), KNRP, Pesona AL QUDS, Garuda Keadilan, Editor Ahsanta KMB, Kajian Al-Hikmah, Suara PPMI Mesir.

LEAVE YOUR COMMENT

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *