Home Berita Menlu Bangladesh: Myanmar Membunuh 3,000 Rohingya
Menlu Bangladesh: Myanmar Membunuh 3,000 Rohingya

Menlu Bangladesh: Myanmar Membunuh 3,000 Rohingya

7
0

DHAKA, Bangladesh -PENAPEMBAHARU.COM-Pemerintah Myanmar telah membunuh 3,000 rakyat Rohingya dalam kejadian di Rakhine baru-baru ini, kata menteri luar negeri Bangladesh pada hari minggu.

“mereka telah membunuh lebih dari 3,000 orang dan merobohkan rumah-rumah mereka,” kata Abul Hasan Mahmud Ali kepada pers, setelah pengarahan singkat duta-duta Arab, negara Barat dan perwakilan PBB di Dhaka dalam pembicaraan tentang upaya Bangladesh menangani pengungsi Rohingya.

Menlu juga mengatakan bahwa komunitas Internasional telah mengemukakan bahwa kekerasan di Rakhine sebagai “genosida dan kami pun berpikir demikian”

Ali mengatakan 300,000 rakyat Rohingya telah sampai di Bangladesh dua mingguan yang lalu ketika 4,000 dari mereka, lebih dahulu sampai di Bangladesh untuk melarikan diri dari operasi militer.

Ia juga mengatakan pada duta-duta, bahwa Bangladesh telah menakomodasi 400,000 rakyat Rohingya sejak tiga dekade lalu, dunia sekarang bersama Bangladesh, “komunitas internasional telah menampakkan ketertarikan untuk bekerjasama di kedua bidang, politik dan isu kemanusiaan”

“beberapa negara telah siap untuk mengumumkan penambahan dana, dana tersebut akan disesuaikan oleh PBB”.

Rohingya, sebagaimana dijelaskan oleh PBB merupakan etnis terpersekusi di dunia, yang telah mengalami tekanan batin dengan adanya pembunuhan sejak 2012 lalu.

Kekerasan meletus di Rakhine sejak 25 Agustus lalu, media melaporkan bahwa militer Myanmar telah mengusir ribuan pemukim Rohingya dan menghancurkan rumah mereka dengan mortar dan senjata mesin.

PBB telah mendokumentasi pemerkosaan dan pembunuhan masal, termasuk kekerasan brutal terhadap anak-anak dan penculikan, Rohingya telah kehilangan 400 orang melalui pembunuhan, kata salah seorang representif di sana (Rakhine)

Kekerasan yang baru-baru ini terjadi di Rakhine, bermula 2 minggu yang lalu, ketika militer Myanmar melakukan operasi melawan Rohingya.

*By Mutasim Billah, via Anadolu Agency

 

7

Faris Ibrahim Muhammad Faris Ibrahim. Lahir di Sungai Penuh 26 Mei 1998. Kuliah: Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Fakultas Usuluddin. Riwayat Organisasi dan Aktivitas: Ketua ISMA (Ikatan Santri Ma'had Al Qudwah), KNRP, Pesona AL QUDS, Garuda Keadilan, Editor Ahsanta KMB, Kajian Al-Hikmah, Suara PPMI Mesir.

LEAVE YOUR COMMENT

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *