Home Dunia Kajian Peradaban Manusia di Ambang Kehancuran, Nabi Muhammad SAW Lahir Membawa Rahmat
Peradaban Manusia di Ambang Kehancuran, Nabi Muhammad SAW Lahir Membawa Rahmat

Peradaban Manusia di Ambang Kehancuran, Nabi Muhammad SAW Lahir Membawa Rahmat

14
2

PENAPEMBAHARU–Pada tanggal 12 bulan Rabiul Awal, umat Islam di Timur maupun di Barat, merayakan hari kelahiran Nabi seluruh umat Pembawa rahmat, yang kelahirannya mencerahkan seluruh alam semesta dan bumi pun bersinar dengan cahayanya. Allah berfirman: “Kami telah mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi rahmat bagi seuruh alam.”

Seketika sirnalah kegelapan, tumbanglah kedzoliman, tegaklah keadilan.perdamaian dan persamaan diantara manusia.

Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, bukanlah peringatan atas lahirnya manusia biasa atau manusia luar biasa, namun peringatan akan kelahiran sebuah umat baru yang memerangi kedzoliman dan tirani, dengan mengangkat slogannya yang abadi “Sejak kapan kalian memperbudak manusia, sedangkan ibu mereka telah melahirkannya sebagai orang merdeka?—mengenang lahirnya suatu umat baru yang tidak pernah membeda-bedakan diantara sesasamanya, sebagaimana tidak pernah membenci siapa pun untuk masuk ke dalam agamanya, Allah SWT berfirman:

لا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنْ الغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدْ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لا انفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيم

Pada masa kelahiran Rasulullah SAW, dunia sedang dilanda kedzoliman dan manusia telah keluar dari fitrah kemanusiaannya. Peradaban-peradaban tua yang ada telah sampai pada titik kehancurannya. Agama samawi ajaran para nabi telah dirubah dan disesatkan oleh para pengikutnya.

Di Barat, Peradaban Ramawi  dengan paganismenya telah menodai kesucian agama samawi, sementara filsafat materalistik warisan Yunani Kuno telah menyeretnya ke jurang kehancuran moral manusia. Perempuan menjadi makhluk terkeji, dan para budak menjadi manusia terjiji.

Di Timur, Peradaban India telah mehilangan keseimbangannya, akibat strata social yang dibeda-bedakan. Kedzoliman para kestria terhadap kaum paria telah menjadi tanda zaman yang akan menghancurkannya. Hak-hak kaum kecil tidak diindahkan, aspirasi kaum lemah tidak berniali di hadapan para bangsawan.

Di semua peradaban manusia, akal manusia sudah kehilangan artinya,kalau tidak melampaui batasannya. Seketia manusia berhukum dengan khurofat, atau dengan syahwat atau dengan akal yang tidak dibina oleh petunjuk Sang Pencipta.

Rasululah SAW lahir, untuk enyelamatkan umat manusia dari kehancuran hakikatnya sebagai manusia, menyelamatkan manusia dari penyimpangan ajaran-ajaran kehidupannya yang jauh dari bimbingan penciptanya, menyelematkan umat manusia dari dominasi akal, cengkraman syahwa dan penindasan para penguasa tiran.

Kelahiran nabi Muhammad SAW adalah merupakan suatu masa dimana manusia memasuki fase baru bagi jalan sejarah hidupnya, yaitu fase pengunaan akal—dengan dibina oleh whyu–untuk membangun peradabannya dan memakmurkan bumi ini. Maa dengan konsep ijtihadnya, Islam menjadi satu-satunya agama yang moderat yang mampu menempatkan akal sesuai pada tempatnya, dan sesuai dengan fungsinya. Tidak dituhanan, tidak juga dibudakkan, apalagi dihilangkan perannya.

Maka benar apa yang dikatakan Muhammad Iqbal dalam bukunya “Tajdid Fikri Ad Dini” bahwa peristiwa khatamun nubuwah Nabi Muhammad SAW bukan semata-mata peristiwa biasa, namun ia adalah peralihan fase sejarah manusia, fase dimana manusia memasuki fase akal dalam membangun kehidupannya.

14

Nur Farid Lahir di Tasikmalaya 23 September 1985. Riwayat Pendidikan: Pon Pes Muhammadiyah Al Furqon Tasikmalaya 2005. SI Akidah Filsafat, Fak. Usuluddin Univ. Al Azhar New Damietta, Egypt 2009. Diplom Program Master di American Open University Cairo, Egypt 2016. Hingga sekarang sedang menulis Thesis Master di Universitas Al Gazera, Sudan. Aktivitas yang pernah diikuti: Kajian Pemikiran Al Hikmah-PCIM Mesir (2014), Akademi Gerakan Pembaharuan Islam Yaqdzotul Fikri, El Maadi, Mesir (2014). Musim Tsaqofi IIIT (Internasional Institute Of Islamic Thought) Cabang Mesir 2015-2016. Koordinator program 'Kuliah Pemikiran Islam' 2017, kerjasama IIIT, Muhammadiyah dan Syathibi Center.

Comment(2)

  1. Apa ada relasi perbedaan antara Akal dengan Otak,secara fungsi nya. karena tolak perbedaan antara Hawahu (Hawa Nafsu) dan Akal itu sangat jauh berbeda. jadi apakah Akal dengan Otak itu sama?

    1. akal dan otak berbeda, beda dzatnya beda juga fungsinya, akal itu suatu kekuatan sedangkan otak itu suatu benda.Imam mawardi mengatakan akal itu adanya di hati kita, sedangkan otak adanya di batok kepala kita. akal itu untuk memahami sedangkan otak untuk memori. wallahu alam bissowwab.

LEAVE YOUR COMMENT

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *