Home Dunia Ide Ukhuwah sebagai Solusi Kebangkitan Umat
Ukhuwah sebagai Solusi Kebangkitan Umat

Ukhuwah sebagai Solusi Kebangkitan Umat

101
0

Oleh : Ridwanul Hakim (Mahasiswa LIPIA I’dad Lughawy)

Islam tampil sebagai sebuah sistem yang lengkap, mencakup seluruh masalah kehidupan dalam setiap sisi dan tingkatnya. Dan kemuliaan bagi Islam itu pasti dan nyata, ketinggian derajatnya tidak diragukan, apapun tidak mengalahkan keyakinan Islam. Khalifah Umar bin Khattab radiyallahu anhu mengatakan tentang Islam “Sesungguhnya kita (Bangsa Arab) adalah suatu kaum yang Allah hinakan dahulu,maka Allah muliakan dengan Islam. Selama kita mencari kemuliaan selain apa yang Allah jadikan mulia,maka sungguh Allah akan menghinakan kita”.

Maka menjadi sebuah kebanggaan bagi seluruh muslim menjunjung Islam sebagai sebuah kemuliaan bagi dirinya. Ukuran kemuliaan tidak identik dengan perbedaan suku, daerah, bahasa. Namun kita disatukan dalam indahnya Islam sehingga terjalinlah ukhuwwah Islamiyyah dan Islam menjadi penguat tali ikatan ukhuwahnya. Begitu indahnya ketika umat ini bersatu dan bergerak bersama untuk meraih kejayaan Islam seperti halnya Rosulullloh Shollallohu Alaihi Wa Sallam berjuang bersama para sahabat ridhwanulloh a’laihim untuk mengajarkan dan menyebarluaskan Islam.

Namun, jika kita perhatikan fenomena yang terjadi sekarang, justru itulah yang hilang dari jati diri umat Islam. Kita sedang mengalami krisis ukhuwah. Perpecahan terjadi dalam tubuh umat Islam, permasalahan banyak muncul ketika dihadapkan dalam perbedaan kelompok satu dengan yang lainnya. Di acara tabligh Akbar “Persatuan Umat Untuk Indonesia” bersama Ustad Abdul Shomad dalam ceramahnya beliau bercerita, ketika itu Syaikh Hasan Al Banna pernah masuk ke masjid dan ada 2 kubu sedang berseteru. 1 kubu berkata bahwa tarawih harus 11 rakaat, jika tidak maka bid’ah. Kubu lain berkata bahwa harus 23 rakaat, kalau tidak maka tidak dianggap tarawih. Syaikh Hasan Al Banna pun berkata bahwa hukum tarawih itu sunnah dan bertengkar itu haram. Maka jangan kita sibuk dengan hal-hal yang haram dan berlapang dada dengan perbedaan.

Selain itu permasalahan juga terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal. Akhirnya kita disibukkan dengan persoalan itu, hingga luput dari kita perhatian terhadap musuh kita yang mulai memasuki ranah kekuasaan. Islam yang harusnya tinggi dan mulia, sekarang harus tertutupi oleh umatnya sendiri. Umat Islam ini mayoritas, tapi kedudukan atau kekuasaan yang strategis tidak bisa kita dapatkan. Dan sekarang kita dikebiri di tengah dominasi jumlah umat Islam.

Sekarang banyak kita saksikan tersebar di media; ulama dibully, Al-Quran  dinistakan, bahkan Islam pun dilecehkan dan direndahkan. Jika umat Islam terus berada dalam situasi ini, rasanya sulit untuk kita keluar mengatasi kondisi semacam ini. Memberontak secara frontal bukanlah solusi. Karena Islam mengajarkan etika dan akhlaq dalam menghadapi masalah. Pengamalan terhadap pointpoint Islam merupakan hal terpenting dalam beragama. Disinilah letak ukhuwah menjadi satu sisi yang perlu dibenahi.

Kita adalah umat Islam di mana ulama mengajarkan ajaran Islam dengan tulus. Namun kita acuh tak acuh, enggan untuk mendengarkan bahkan sulit untuk mengamalkan. Ketika fanatik diserukan terhadap satu kelompok dengan tidak didasari toleransi. Maka sebenar apapun ajarannya, seindah apapun penyampaianya selama bukan dari kelompoknya tidak akan pernah didengar. Allohu Mustaan

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita harus senantiasa membangun komitmen tinggi dalam menjunjung dan mengamalkan ajaran agama Islam dengan sesungguh-sungguhnya, merapatkan barisan-barisan dakwah, dan salah satu yang harus kita perjuangkan kembali adalah persatuan. Jadikan ukhuwah sebagai solusi kebangkitan umat, agar kita bisa keluar dari keterpurukan, hingga kita dapat bangkit mencapai kemuliaan yang sejati. Sehingga Islam berada di garda terdepan melindungi kehidupan manusia dengan berdasarkan keistimewaan dan jati diri yang orisinil.

Wallohu a’lam bisshowaab.

 Nama                             : Ridwanul Hakim

Tempat Tanggal Lahir   : Tasikmalaya, 03 Oktober 1997

Alamat Rumah              : Jln Raya Barat No 146 Cikupang Singaparna Tasikmalaya

Alamat Domisili            : Jl. Warung Jati Barat ,Kalibata, Pancoran, Kota Jakarta Selatan

Agama                           : Islam

Status Perkawinan       : Belum Kawin

Pekerjaan                       : Pelajar/Mahasiswa

Nomor Telepon             : 085320097392

Email                             : anulhakim18@gmail.com

101

tags:

LEAVE YOUR COMMENT

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *