Home Dunia Ide Wanita Palestina; Simbol Perjuangan dan Kekuatan
Wanita Palestina; Simbol Perjuangan dan Kekuatan

Wanita Palestina; Simbol Perjuangan dan Kekuatan

69
0

PENAPEMBAHARU.COM–Tidak hanya sekedar membawa ‘hak’ sepatu, tidak hanya sekedar menggenggam batu, namun perempuan ini membawa negeri dan melemparkan pesan yang kuat untuk semua orang yang dikungung kelemahan. Sang mujahidah ini begitu teguh dalam barisan pawai hingga mencapai perbatasan timur Jalur Gaza, untuk berpartisipasi dalam “Jumat Membakar Bendera (Israel),” yang merupakan bagian dari agenda Pawai Kepulangan Akbar di pekan ketiga ini.

Pada hari Jumat kemarin, wanita Palestina ikut berpartisipasi aktif dalam aksi Pawai Kepulangan Akbar, untuk menegaskan kembali bahwa kepulangan rakyat Palestina ke tanah kelahirannya adalah mimpi dan hak rakyat Palestina, yang dijamin oleh undang-undang internasional.

Seorang anggota Sektor Perempuan dari Komisi Tertinggi untuk Kepulangan dan Penghancuran Blokade, dan Komite Informasi dari Departemen Tenaga Kerja Perempuan dari Gerakan Jihad Islam, Amina Hamid, menegaskan bahwa kehadiran wanita Palestina selalu memberikan pengaruh yang kuat bagi setiap tahap perjuangan rakyat Palestina dari berbagai komponen dan segmen masyarakat yang berbeda.

“Ini bukan hal baru bagi wanita Palestina,” kata Amina, dalam sebuah pernyataan kepada Kantor Berita Palestina hari ini. “Ini adalah dimensi yang paling mendasar di mana tujuan utamanya adalah menghancurkan entitas Zionis dan menghilangkan semua ilusi yang lebih lemah daripada jaring laba-laba”.

Dia menunjukkan bahwa wanita Palestina adalah simbol kontribusi dan perjuangan. Wanita Palestina selalu melebur dalam setiap bidang, bahkan dalam kondisi yang sangat berbahaya, kerena kecintaan mereka terhadap tanah kelahirannya. Jika seorang wanita Palestina tidak kuat, ia tidak akan mampu melahirkan laki-laki yang akan merebut tanah mereka dari kekuatan musuh.

Amina menekankan bahwa wanita Palestina sekarang berada di garis terdepan dalam perjuangan Palestina, terutama karena karakteristik pribadinya yang besar, yang berakar pada keteguhan dan komitmen. Wanita Palestina telah beralih peran sosialnya dari hanya sekedar membesarkan anak-anak dan merawat keluarga ke tahap yang lebih dalam dan lebih nampak. Perjuangan perempuan tidak lagi berada di belakang layar, namun di hadapan mata masyarakat dunia seluruhnya, sebagai anak perempuan, dan saudara perempuan mereka, dan ibu mereka.

By; Adminpena

69

LEAVE YOUR COMMENT

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *